Postingan

Gambar
17.3 Deplesi Ozon di Stratosfer Seperti disebutkan sebelumnya, ozon di stratosfer mencegah radiasi UV yang dipancarkan oleh matahari mencapai permukaan Bumi. Pembentukan ozon di wilayah ini dimulai dengan photodissociation molekul oksigen oleh radiasi matahari pada panjang gelombang di bawah ini 240 nm:   Persamaan 17.1 Atom O yang sangat reaktif bergabung dengan molekul oksigen membentuk ozon sebagai berikut:   Persamaan 17.2   di mana M adalah beberapa substansi inert seperti N2. Peran M dalam reaksi eksotermis ini adalah menyerap sebagian kelebihan energi yang dilepaskan dan mencegah spontan dekomposisi molekul O3. Energi yang tidak diserap oleh M diberikan off sebagai panas. (Karena molekul M sendiri menjadi tidak bersemangat, mereka melepaskan lebih banyak panas ke sekitarnya.) Selain itu, ozon itu sendiri menyerap sinar UV antara 200 dan 300 nm: Persamaan 17.3   Proses berlanjut ketika O dan O2 bergabung kembali untuk membentuk O3 sep...
Gambar
17.3 Deplesi Ozon di Stratosfer Seperti disebutkan sebelumnya, ozon di stratosfer mencegah radiasi UV yang dipancarkan oleh matahari mencapai permukaan Bumi. Pembentukan ozon di wilayah ini dimulai dengan photodissociation molekul oksigen oleh radiasi matahari pada panjang gelombang di bawah ini 240 nm:   Persamaan 17.1 Atom O yang sangat reaktif bergabung dengan molekul oksigen membentuk ozon sebagai berikut:   Persamaan 17.2   di mana M adalah beberapa substansi inert seperti N2. Peran M dalam reaksi eksotermis ini adalah menyerap sebagian kelebihan energi yang dilepaskan dan mencegah spontan dekomposisi molekul O3. Energi yang tidak diserap oleh M diberikan off sebagai panas. (Karena molekul M sendiri menjadi tidak bersemangat, mereka melepaskan lebih banyak panas ke sekitarnya.) Selain itu, ozon itu sendiri menyerap sinar UV antara 200 dan 300 nm: Persamaan 17.3   Proses berlanjut ketika O dan O2 bergabung kembali untuk membentuk O3 sep...

UTS Kapita Selekta Pembelajaran Kimia

PENILAIAN HASIL BELAJAR KIMIA Penilaian hasil belajar kimia adalah suatu disiplin ilmu pendidikan kimia, yang mengupas masalah perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penilaian hasil belajar kimia. Menurut Mulyasa, pembelajaran merupakan proses yang sengaja direncanakan dan dirancang sedemikian rupa dalam rangka memberikan bantuan bagi terjadinya proses. Sukses atau tidaknya proses pembelajaran diukur dengan hasil belajar. Hasil belajar merupakan ukuran kemampuan siswa dalam menerima informasi pembelajaran yang diukur dari tiga sudut pandang, kognitif; afektif; dan psikomotorik. Hasil belajar juga bisa dipandang sebagai tingkat keberhasilan pembelajaran yang dinamakan nilai. Teknik untuk menentukan keberhasilan pembelajaran dinamakan penilaian. Penilaian dapat dilakukan dengan teknik tes atau teknik nontes. Teknik tes yang umum dilakukan di sekolah adalah tes tertulis yang dinamakan ulangan harian. Bentuk ulangan harian bisa pilihan ganda (tes obyektif) dan tes uraian (essay)...